Subscribe Us

Header Ads

SEJARAH ARANG

Kau yang membakar kayu
Tempo hari di hulu hati
Menyala sudah
Temani salju, yang turun di sebelah jantung

Kayuku besar
Apimu liar

Darah yang hening seketika bergelembung
Mendidih letupkan uap
Panas
Hingga lepuh ciptakan Izrail
Lalu aku diincar mati

Kau yang membakar kayu
Tempo hari di hulu hati
kini bara sisa setitik merah
Kau melengos bimbang
Aku mencekal senapan

Jika kelak padam
Kuceritakan sejarah arang
Bersaksilah darah
Bersaksilah jantung
Berjanjilah peluru, bahwa cerita akan sampai
Pada kepala yang tak faham
tentang satu kematian.


-Kereta kahuripan, 15 Juni 2012-

Post a Comment

2 Comments

  1. menunggu cerita sejarah arang
    tak banyak orang tahu
    arang menyimpan sejumput sejarah

    ReplyDelete