Subscribe Us

Header Ads

NANDUNG MAWITA


Nandung. Dindingpun bilang suaramu besar. Apalagi kuping yang terhantam-hantam? Sungguh geli nandung. Kita terpingkal karna tak merdu lalu riang mengambil talu. Berdendang-dendang, berasik-asik.

Ndung Nandung. Masih doyan melagukah kau? Lenggokan jari-jarimu yang mirip jahe, sodorkan pengeras lalu bilang "suara tak okemu biar liar". Hingga tak okeku seketika menyambar-nyambar. Kau terpingkal lagi. Aku terjungkal menjadi-jadi.

Cukup sudah tahun Nandung. Kini aku tak punya kau yang mulutnya mainkan parau. Rindu sekali rasanya ndung,  sekalipun denganmu hanya melagu yang itu-itu saja. Led Zeppelin atau Van Hallen yang celananya sering buat kita nangis kegelian. Rindu. Sungguh ini rindu yang membludak-bludak.  

Nandung, Kau hanya satu walau banyak kujumpa yang serupai kau. Mereka tak kalah parau, tak kalah riang dengan nyanyian. Hanya saja aku enggan geli, enggan bertalu, diam saja tak terusik. Kau tau mereka nandang? Bukan nandung seperti kau.

Terakhir ya ndung. Nyanyikanlah lagu pengobat hati sampai aku bangun dari rindu. Sebait saja ndung, sebait saja.


Untuk Nandung Mawita pelantun setia Soldier Of Fortune

Post a Comment

1 Comments

  1. Selamat kembali kepada kata-kata Mi, selamat tenggelam kepada dunia penuh rima.

    ReplyDelete